CRF250 RALLY Review (3): Begini Cara Naik Motor Dual Purpose yang Benar

thegreenblog.net – Setelah sukses menaklukkan jalan rusak sepanjang 650 meter yang terdapat di belakang SPBU Murdaya, Petualangan dengan motor dual purpose/adventure premium pun berlanjut.

Masuk ke Jl. Gurindam lanjut ke Jl. Ahmad Yani. Belok kanan ke Jl. Engku Putri. Setelah lampu merah terus ke Jl. Kp. Belian dan masuk ke kawasan Kampung Tua Belian.

Nah kawasan Kampung Tua Belian ini panjangnya 2,4 km dan jalannya masih tanah. Kalau habis hujan wah bisa penuh lumpur. Cocok untuk test ride CRF250 RALLY bagi pemula seperti TGB.

Di bagian awal Kampung Tua Belian, Jalanan masih enak. Masuk ke pertengahan Kampung Tua Belian, TGB mulai menemui rintangan. Lumpur cukup dalam karena pengaruh hujan kemarin (25/11) malam dan memaksa TGB untuk menuntun CRF250 RALLY. Untungnya ada warga yang datang membantu. Kalau tidak, Wah TGB gak tau harus minta tolong kesiapa.

Selain memang karena baru pertama kali naik motor dual purpose/adventure, Riding gearnya juga bukan setelan orang mau off-road. TGB berpakaian seperti orang mau ke Mall. Khan memang tujuannya mau memenuhi undangan Capella Honda Kepri dalam acara “Workshop Teknologi Honda“. Cuma memang karena ingin mencoba CRF250 RALLY ya dipilihlah jalan yang bukan aspal.

Rintangan demi rintangan TGB lalui dengan bantuan warga setempat dan akhirnya sampai di penghujung Kampung Tua Belian dan memasuki Jl. Orchard Boulevard. Terus menyusuri Jl. Raja M. Selah dan putar balik sampai di My Garden Restauran-Cafe-Bar.

Bagi yang penasaran, silakan simak video berikut ini.

Video diatas TGB share di Facebook dengan caption kalau TGB adalah pengendara motor dual purpose yang masih amatir dan meminta masukan dari yang sudah ahli.

Dari sana TGB mendapat masukan yang sangat berharga tentang bagaimana mengendarai motor dual purpose yang baik dan benar dari seseorang yang sudah biasa mengendarai motor adventure berkebangsaan Polandia yang bernama Paweł Kosiorek.

Berikut cara naik motor dual purpose yang benar ala Paweł Kosiorek:

  1. Kurangi penggunaan kopling.
  2. Gunakan jenis ban yang paling kasar.
  3. Gunakan posisi berdiri.
  4. Jauh lebih cepat.
  5. Gerakan tubuh lebih banyak.
  6. Singkirkan kaca depan. Karena kita tidak memerlukan kaca depan saat off road.

Masukan dari beliau sangat berharga supaya kedepannya saat TGB melakukan test ride CRF 150L, TGB sudah jauh lebih baik. Karena rencananya minggu depan Capella Honda Kepri akan melakukan test ride untuk CRF 150L yang ditujukan untuk komunitas dan blogger.

Setelah dipinjamkan unit selama dua minggu, CRF250 RALLY diambil pihak Capella Honda Kepri pada Minggu (10/12) sekitar pukul 14:15 PM.

Agak berbeda dengan penurunan CRF250 RALLY yang cukup hanya seorang diri, Untuk menaikkan CRF250 RALLY ke atas pick-up tidak bisa sendiri dan harus dibantu dengan tenaga mesin.

Bagi yang penasaran, silakan simak video berikut ini.

Semoga bermanfaat.

Top Posts:

Advertisements
This entry was posted in CRF 250 Rally and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

7 Responses to CRF250 RALLY Review (3): Begini Cara Naik Motor Dual Purpose yang Benar

  1. Pingback: Suzuki Bike Meet Terakhir Sukses Digelar di Kota Banjarmasin | The Green Blog

  2. Alwikusmana says:

    Oh Gitu ya cara make nya hehe… bang Irfan minggu depan the 17berarti? Ikut laah

  3. Pingback: Ini 4 Perubahan di PCX Lokal yang Bisa Bikin Pemilik PCX Lama Ingin Trade-in | The Green Blog

  4. Pingback: All New Honda PCX Produksi Indonesia Resmi Meluncur di Jakarta | The Green Blog

Leave a Reply

Your email address will not be published.