KLX 150 Terlambat Injeksi, Jadi Ingat Kasus Satria F150 Karburator

thegreenblog.net – Pasar off-road roda dua di Indonesia mulai memanas saat Honda menghadirkan CRF 250 Rally pada 3/2/17 yang selama ini dikuasa oleh pabrikan Kawasaki dengan KLX series-nya baik 250cc maupun 150cc.

Yamaha mencoba peruntungan dengan menghadirkan WR 250 R, Tapi tidak berhasil menggoda para pecinta motor off-road karena harga yang jauh lebih mahal dari KLX 250 yakni Rp. 97.000.000,- sementara KLX 250 hanya dibanderol dengan harga Rp. 63.000.000,-

Saat ini pasar off-road kembali memanas dengan rumor kehadiran CRF 150 dalam waktu yang tidak terlalu lama. TGB mendapat informasi kehadiran CRF 150 di paruh kedua tahun 2017.

Sementara itu tmcblog.com memperoleh informasi CRF 150 ini akan diperkenalkan sebelum atau sesudah lebaran 2017. Dan yang terakhir prediksi iwanbanaran.com yang menyebutkan sekitar 1-2 bulan kedepan dengan potensi ajang PRJ 2017 sebagai moment untuk mengenalkan sang kuda besi.

Sebelum TGB membahas keunggulan dari CRF 150, TGB ingin memaparkan kelima varian yang dimiliki oleh KLX 150.

1. KLX 150

  • Suspensi depan: 33 mm telescopic fork.
  • Ban depan: 70/100-19M/C 42P
  • Ban belakang: 90/100-16M/C 51P
  • Harga: Rp 28.800.000

KLX 150

2. New KLX

  • Suspensi depan: 33 mm telescopic fork.
  • Ban depan: 80/100-21 M/C 51M
  • Ban belakang: 100/100-18 M/C 59M
  • Harga: Rp 35.900.000.
  • Tidak menggunakan headlamp (murni off-road).

New KLX

3. KLX 150 BF

  • Suspensi depan: 35 mm inverted fork (upside-down)
  • Ban depan: 2.75-21 45P
  • Ban belakang: 4.10-18 59P
  • Harga: Rp 32.400.000

KLX 150 BF

4. KLX 150BF SE

  • Suspensi depan: 35 mm inverted fork (upside-down)
  • Ban depan: 2.75-21 45P
  • Ban belakang: 4.10-18 59P
  • Harga: Rp 34.100.000
  • Hand guard.
  • Engine guard.
  • Velg warna hitam.
  • Pelindung shockbreaker depan warna hitam.

KLX 150BF SE

5. KLX150BF SE Yellow

  • Suspensi depan: 35 mm inverted fork (upside-down)
  • Ban depan: 2.75-21 45P
  • Ban belakang: 4.10-18 59P
  • Harga: Rp 34.500.000
  • Hand guard.
  • Engine guard.
  • Velg warna hitam.
  • Pelindung shockbreaker depan warna kuning.
  • Inverted fork (upside-down) warna emas.

KLX150BF SE Yellow

Dari kelima varian yang dimiliki oleh KLX 150 diatas, Pengabut bahan bakar masih menggunakan karburator dan dashboard masih analog.

KEUNGGULAN CRF 150

Dari tmcblog.com dan iwanbanaran.com diketahui bahwa CRF 150 memiliki dua keunggulan mutlak dari KLX 150 yakni:

  1. Fuel supply system: PGM-FI (Programmed Fuel Injection System)
  2. Dashboard: Digital panel meter.

Sementara KLX 150 masih menggunakan:

  1. Fuel supply system: Karburator.
  2. Dashboard: Analog.

Rupanya Kawasaki terlalu lama berada di zona nyaman sampai lupa kalau pengabut bahan bakar KLX 150 masih menggunakan karburator.

Alasan Kawasaki menunda untuk meng-injeksi-kan KLX 150 karena faktor sulitnya untuk mengotak-atik sistem pengabut bahan bakar tidak bisa dijadikan alasan. Buktinya KLX 250 menggunakan sistem pengabut bahan bakar injeksi.

Kasus diatas persis seperti kasus Satria F150 saat masih menggunakan karburator. Saat Yamaha hadir dengan MX King dan Honda hadir dengan Sonic dan Supra GTR yang berpengabut bahan bakar injeksi baru kemudian Suzuki menghadirkan Satria F150 injeksi.

Apakah Kawasaki sanggup bertahan setelah KLX 150 (jagoan satu-satunya pasca Ninja 150 discontinue – Red.) diganggu oleh CRF 150? Mari kita tunggu data AISI akhir tahun 2017.

*Harga-harga yang disebutkan diatas adalah OTR Jakarta per 28/5/17

Top Posts:

Advertisements
This entry was posted in CRF 150L, KLX 150 and tagged , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

3 Responses to KLX 150 Terlambat Injeksi, Jadi Ingat Kasus Satria F150 Karburator

  1. Pingback: Aturan Baru, Tidak Pakai Helm Dilarang Isi Bensin | The Green Blog

  2. Pingback: Issue Honda PCX Lokal Berhembus Lagi… Diduga Tidak Lama Lagi… | The Green Blog

  3. Pingback: 9 Alasan Anda Harus Membeli Honda CRF 150L bukan KLX 150 Series | The Green Blog

Leave a Reply

Your email address will not be published.