Terbukanya Kelas Baru, N-Max Adalah Penyebab Lahirnya NVX Dan X-Max

Motor Baru Yamaha, Baby N-Max Segera Diproduksi 134.800 Unit

Selamat pagi mas bro dan mbak sis..

Sedikit berlebihan tapi seperti biasa artikel TGB kali ini tidak membahas prediksi siapa atau motor apa yang akan jadi korban bila nanti Yamaha menjual NVX di Indonesia. Tapi TGB sedikit akan berbagi pandangan tentang apa penyebab lahirnya NVX dan X-Max 250 di pasar tanah air. Dan peralihan pangsa pasar sepeda motor ke depannya nanti.

Sebelum kita mulai, mari kita lihat sebentar data penjualan N-Max 150 periode Januari hingga Agustus 2016 (dalam satuan unit) dibawah ini.

  • Januari 11.772
  • Februari 13.999
  • Maret 20.998
  • April 21.832
  • Mei 22.211
  • Juni 26.787
  • Juli 15.761
  • Agustus 24.236

Bila mas bro dan mbak sis jeli, penjualan Yamaha N-Max mengalahkan penjualan MX-King, Vixion, R15 dan Xabre. Kenapa hanya keempat motor itu yang TGB bandingkan? Karena itulah keempat varian sport 150cc dari Yamaha yang sama kapasitas mesinnya dengan N-Max. Untuk produk dari kompetitor, rasanya tidak perlu TGB sebutkan. Silahkan mas bro dan mbak sis tambahkan sendiri. Intinya, N-Max paling laris alias paling banyak dibeli konsumen. Walaupun banyak yang mengeluhkan shock belakangnya yang selembut batu bata, konsol dashboard yang tidak ada penutup, panel speedometer yang kurang mewah, dan lain lain. Fakta data penjualannya paling laris. Kenapa bisa laris?

Kenapa N-Max bisa lebih laris dan lebih disukai daripada keempat motor diatas?

Berikut opini TGB apabila TGB seorang yang sedang ataupun pernah memiliki MX-King, Vixion, R15 ataupun Xabre. Ingat, bukan beropini melalui kacamata rider yang pindah dari motor merek X ke merek Z ya..

  • N-Max premiumnya scooter matic Yamaha yang lebih fungsional, praktis dan nyaman tanpa harus menginjak tuas persneling ataupun pegal tangan menahan tuas kopling.
  • Desain yang mewah dan eskulin tidak kalah menambah ganteng ridernya bila dibandingkan dengan motor bebek sport ataupun sport.
  • Harganya pun tidak kalah dengan bebek sport ataupun sport batangan, tidak bisa dibilang motor murahan dan tidak termasuk overpriced. Semua fitur, teknologi, mesin dan desainnya serasa berimbang dengan harga yang ditawarkan.
  • Dan yang terakhir, kapasitas mesinnya yang lebih besar dari bebek sport ataupun sport batangan. Ada gengsi disini yang tidak bisa diremehkan dari kapasitas mesin 155cc milik N-Max. Suka atau tidak, fenomena menjaga gengsi tidak bisa dilepaskan dari fakta penyuka sepeda motor roda dua Indonesia.

Nahh..sekarang kita ke inti tulisan ini, murni opini TGB penjualan N-Max yang semakin banyak jumlahnya adalah salah satu fakta yang jangan kita sepelekan. Ini salah satu bukti bahwa scooter matic premium semakin disukai rider Indonesia. Pergeseran pangsa pasar ini bukanlah yang pertama kali dibuka oleh Yamaha, menjamurnya scooter matic tidak lepas dari peranan Yamaha Mio yang sempat menjadi rajanya scooter matic. Kelas sport 150cc injeksi dengan pendingin cairan alias radiator juga pernah dibuka oleh Yamaha Vixion.

Sepertinya Yamaha telah menyadari kelas baru yang mereka buka ini nantinya akan menarik minat pabrikan lainnya untuk ikut terjun kesana. Seakan tidak mau mengulangi kesalahan masa lalunya yang telah kehilangan tahta Mio, Yamaha telah membuat backup dengan mengeluarkan scooter pendamping N-Max.

Bila passion N-Max yang premium elegant dan sporty, sepertinya baby N-Max yang katanya nanti mirip dengan NVX yang terlebih dahulu diperkenalkan di Vietnam akan mengusung desain dan passion pure sport matic. Tidak usah bahas siapa korbannya, sebuah pabrikan pasti telah terlebih dahulu meriset harga dan keinginan konsumen mereka agar tidak berbenturan dengan tipe varian motor mereka. Kalaupun Soul GT, Aerox 125, atau bahkan MX-King kurang diminati pasar nantinya, yaa..kan mereka (pemegang merek) sudah memprediksi dan siap dengan konsekuensinya.

Apakah Honda Vario 150 korban selanjutnya? ayolah… motornya aja belum muncul. Kita belum tahu apa yang akan terjadi nantinya, iya kalau menang lawan Vario 150, lahh kalau kalah jumlah jualannya? Mungkin lebih bijaknya, selain pendamping N-Max, bila memang nanti harganya bersaing bukan tidak mungkin Vario 150 akan menjadi lawan Baby N-Max. Jadi kita rubah kalimat “korban NVX” dengan yang lebih enak yaitu “lawan NVX”.

Beralih ke X-Max 250 yang katanya juga akan segera muncul. Suksesnya pasar N-Max yang semakin besar jumlahnya, bukan tidak mungkin akan terulang di kelas premium 250cc. Ibarat naik kelas, naik kapasitas mesin maka, naik pula harganya. Kalau opini TGB sihh, Yamaha mencoba peruntungan pasar scooter matic yang lebih premium lagi.

Lalu kapan pabrikan lain akan melirik kelas scooter matic premium, dengan produksi lokal seperti suksesnya N-Max 150? Jawabannya, kita lihat dan tunggu saja dulu, apakah NVX 150 dan X-Max 250 nantinya akan sesukses N-Max 150 dan pantau terus The Green Blog 🙂

Top Posts:

This entry was posted in NMAX and tagged , , , . Bookmark the permalink.

5 Responses to Terbukanya Kelas Baru, N-Max Adalah Penyebab Lahirnya NVX Dan X-Max

  1. Pingback: The Green Blog » Bocoran Tampang Suzuki GSX-R250 Dan GSX-S250F Versi Young Machine

  2. Pingback: The Green Blog » R15 V.3 Fokus Di Fitur Keselamatan, Desain Dinomor Duakan?

  3. Pingback: The Green Blog » Foto Spyshot Suzuki GSX R150 Dibikin Versi MotoGP, Kok Keren Ya?

  4. Pingback: The Green Blog » Dulu Vixion Lightning Sepatbor Pelepah Pisang, Kini Ada MX King

  5. Pingback: The Green Blog » Biaya Perawatan Berkala Honda Verza 150 Tahun 2015 Setelah 8 Bulan Pemakaian

Leave a Reply

Your email address will not be published.