Belum Dijual, GESITS Sudah Dipesan Ribuan Unit

Belum Dijual, GESITS Sudah Dipesan Ribuan Unit

Selamat siang mas bro dan mbak sis..

Prototype motor scooter bertenaga baterai yang dinamakan GESITS hasil kerjasama antara Garasindo Inter Global dengan Institut Teknologi Sepuluh November (ITS) yang baru diperkenalkan 3 Mei 2016 yang lalu ini telah dipesan sebanyak 5.000 unit. Angka yang tidak sedikit untuk sebuah motor yang masih dalam bentuk prototype. Ternyata respon masyarakat yang positif terhadap GESITS ini membuat salah satu perusahaan telekomunikasi di Indonesia tertarik untuk menjadikan GESITS sebagai kendaraan operasion mereka.

Kepada Kompas Otomotif pada hari Senin (9/5/2016) Dekan ITS yang sekaligus merangkap sebagai Kepala Proyek GESITS, Muhammad Nur Yuniarto mengatakan sehari setelah peluncuran GESITS, mereka kedatangan rombongan PT. Telekomunikasi Indonesia (Telkom) dan telah bertemu secara langsung dengan Rektor ITS, Joni Hermana. Kedatangan rombongan PT. Telkom ini adalah untuk menyatakan komitmen mereka memesan GESITS sebanyak 5.000 unit.

“Jadi, setelah hari peluncuran, keesokannya itu rombongan dari PT Telekomunikasi Indonesia (Telkom) datang berkunjung, berjumpa dengan Rektor ITS Joni Hermana, menyatakan komitmen pesanan 5.000 unit Gesits,”

Muhammad Nur Yuniarto juga mengungkapkan rencana PT. Telkom akan menggunakan ribuan unit GESITS sebagai kendaraan operasional layanan televisi kabel, IndiHome yang tengah dipasarkan pihak Telkom. Dan untuk harganya belum ada kepastian, tapi perkiraan nantinya harga di rentang 15 sampai 20 juta Rupiah.

“Memang belum ada hitam di atas putihnya, harga juga belum putus, masih antara Rp 15 juta-Rp 20 juta, tetapi ada rekaman video yang merekam komitmen ini. Nanti kami minta pihak Garansindo untuk mem-follow up,”

Animo positif terus mengalir deras, mulai dari para pengusaha sampai alumni ITS terus berdatangan ke pihak ITS. Masih kepada KompasOtomotif M Nur juga mengaku ada tangapan positif dari pihak Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Bali. Ketua Umum Kadin Bali, Anak Agung Ngurah Alit Wiraputra juga sudah menyatakan ketertarikannya.

“Pak Alit sudah menyatakan tertarik, melihat potensi Gesits sebagai kendaraan masa depan yang ideal untuk Bali, tetapi belum ada pesanan lebih lanjut. Ke depan kami sudah minta Garansindo untuk membuat situs untuk pre order, guna menangkap pesanan yang datang dari konsumen,”

Belum Dijual, GESITS Sudah Dipesan Ribuan Unit

TGB juga optimis GESITS bisa berkembang, namun opini TGB motor scooter bertenaga baterai ini bukan untuk bersaing melawan scooter bertenaga bensin. Untuk sementara, jadikanlah GESITS sebagai opsional atau pilihan konsumen Indonesia. Tentunya kepraktisan pengisian bahan bakar bensin lebih praktis dibandingkan tenaga baterai. TGB perkirakan GIG dan ITS akan fokus untuk kemudahan pelayanan pengisian atau pergantian baterai.

Akan banyak solusi yang harus ditemukan untuk GIG dan ITS, namun jangan sampai berhenti di tengah jalan, karena inilah teknologi masa depan yang paling relevan. Mengingat harga minyak dunia yang semakin hari semakin dimonopoli oleh satu negara yang sudah menjadi rahasia umum.

Lalu apakah ini akan mengganggu bisnis Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum? TGB malah beropini hal ini akan menambah lahan bisnis tambahan baru bagi mereka. Akan ada banyak rumah yang jadi agen baterai dan serangan baterai palsu dari Negeri Tetangga bila para pengusaha tidak cepat mengambil peluang ini.

Bagaimana perkembangan GESITS selanjutnya?

Pantau terus The Green Blog 🙂

Top Posts:

Advertisements
This entry was posted in Gesits and tagged , . Bookmark the permalink.