7 Opini Lebih Memilih Bebek Sport Daripada Ayam Jago

7 Opini Lebih Memilih Bebek Sport Daripada Ayam Jago

Selamat sore mas bro dan mbak sis..

Sejak kemunculan Honda Sonic 150 yang akhirnya memaksa Suzuki untuk merombak total jagoannya Satria FU 150, penjualan Honda Sonic tidak lebih besar dari Yamaha Jupiter MX 150 series.

Walau Honda Sonic 150 sempat mengungguli penjualan Satria FU 150, namun Satria FU 150 kembali memimpin dengan tampilan dan mesin barunya. Yamaha Jupiter MX 150 series pun melenggang bebas dengan sendirinya di kelas bebek sport. Pada bulan Maret 2016, Bebek super Yamaha MX King membukukan diri dengan jumlah 12.075 unit. MX King memantapkan diri diposisi ke-8 dari 10 besar pendistribusian sepeda motor Indonesia. Baik Honda Sonic 150 bahkan Satria FU 150 Injeksi pun belum mampu masuk di 10 besar.

7 Opini Lebih Memilih Bebek Sport Daripada Ayam Jago

Honda sepertinya mulai mengerti keinginan konsumen Indonesia. Walaupun kalah penjualan jumlah dari kelas sekuter automatis, ternyata kelas bebek masih punya tempat dihati konsumen Indonesia. Di Vietnam, Honda telah memperkenalkan Winner 150R. Yang menggendong mesin serupa dengan Sonic 150 namun dengan wujud yang akan menjadi kompetitor Yamaha Jupiter MX 150.

Bila memang nantinya Astra Honda Motor menjual Winner 150R dengan nama yang diyakini sebagai Supra X 150R, maka akan ada 2 pemain dikelas bebek sport 150cc di Indonesia. Honda akan berhadapan kembali dengan nemesis pabrikan jepang lainnya, yaitu Yamaha. Seperti yang kita ketahui, Yamaha Indonesia Motor manufacturing mempunyai jagoan Jupiter MX 150 series.

7 Opini Lebih Memilih Bebek Sport Daripada Ayam Jago

Berikut 7 opini konsumen lebih menyukai bebek sport daripada ayam jago :

1. Desain

Desain bebek sport 150 yang semakin agresif seakan memberikan gambaran sebuah motor sport, namun tangki bahan bakar yang masih dibawah jok pengendara. Front fender serta tampang bagai lekukan fairing motor sport sungguhan. Dipadu dengan buritan runcing yang ditopang suspensi monoshock, yang membuat buritan terlihat semakin menjulang. Velg dan ban belakang tapak lebar serta rear fender yang membuat tampilan belakang bebek sport semakin dinamis. Jadilah desain keseluruhan bebek sport semakin menjadi mini sport fairing.

2. Ergonomi

Terlepas dari desainnya yang sporty, setang, foot step serta ketinggian jok masih memberikan ergonomi khas motor bebek. Berbeda dengan ayam jago yang mengusung setang lebih rendah dan menekuk kedalam, akan memberikan beban lebih besar ke tangan waktu berkendara. Karena dengan ayam jago, posisi badan akan dipaksa lebih condong ke depan. Tentunya ini akan kembali kepada selera ataupun gaya berkendara masing-masing pengendara.

3. Nyaman

Dengan desain dan ergonominya, tentu menghasilkan kenyamanan lebih baik daripada ayam jago. Baik berkendara dalam kota yang terkadang menemui situasi macet ataupun berkendara jarak jauh, bebek sport tentu lebih bisa diandalkan daripada ayam jago. Daya tahan tubuh akan berpengaruh terhadap daya konsentrasi waktu berkendara.

Tim redaksi menyarankan, bila mas bro dan mbak sis harus terpaksa berkendara jauh, apapun jenis kendaraannya agar menyempatkan diri untuk beristirahat sejenak, agar tetap fit dan berkonsentrasi berkendara.

4. Fungsional

Banyak yang berpendapat bahwa motor ayam jago lebih cocok untuk anak muda dengan kata lain, pengendara yang lebih berumur lebih dari 30 tahun lebih cocok mengendarai bebek bahkan sekuter automatis daripada mengendarai ayam jago. Tentu selera orang berbeda, tapi inilah fakta dan alasannya kenapa motor bebek sport lebih banyak yang menyukai.

Tim redaksi ambil contoh keadaan, dimana dalam satu rumah tangga. Yang terdiri dari Ayah, Ibu dan 1 anak laki-laki. Dalam rumah tersebut selama ini telah memiliki sebuah motor sekuter automatis. Namun ketika anaknya mulai beranjak dewasa, sang anak pun minta dibelikan sebuah sepeda motor. Maka pilihan lebih bijak dijatuhkan kepada motor bebek sport. Karena dengan satu alasan sederhana, tentunya sang anak dan juga si ayah dapat sama-sama mengendarainya. Bukan hanya untuk anak ke sekolah ataupun berkeliling komplek perumahan, si ayah pun bisa mengendarai bebek sport untuk ke kantor.

Coba kita bayangkan bila si ayah mengendarai motor ayam jago modif ke kantor? Apakah mas bro dan mbak sis bisa membayangkan apa pendapat teman si ayah? Kalau keadaan si ayah telah memiliki kendaraan sendiri ke kantor, tentunya orang tua akan selalu menuruti kehendak anaknya. Ayam jago sangat sesuai dengan anak yang beranjak dewasa dalam pandangan teman sepergaulannya.

5. Performa

Tim redaksi berharap mas bro dan mbak sis membaca opini ini dengan bijak. Jangan sampai mengikuti jejak para korban kecelakaan jalan raya karena mencoba mencari potensi motornya dengan memacu kendaraan sampai batas maksimal.

Pabrikan membenamkan mesin sport ke bebek sport. Tenaga yang besar namun dengan bobot yang lebih ringan, tentu akan melepaskan akselerasi dan top speed yang lebih besar daripada motor sport. Tentu hal ini akan berpengaruh pada konsumsi bahan bakar yang lebih irit. Baik berkendara dalam kota yang macet maupun berkendara jarak jauh, bebek sport bisa diandalkan untuk akselerasi maupun top speed yang lebih besar. Ini salah satu keunggulan pemilik bebek sport, yaitu memiliki ergonomi yang nyaman, namun dengan tenaga motor sport batangan 150cc.

Kembali tim redaksi menghimbau kepada mas bro dan mbak sis pemilik bebek sport, agar jangan mengajak kebut-kebutan dijalan bila bertemu motor sport 150cc dijalan raya. Karena merasa motornya memiliki akselerasi dan power besar.

6. Mudah dimodifikasi

Berbicara tentang dunia modifikasi memang tidak akan ada habisnya. Semua sesuai selera dan kemampuan finansial masing-masing. Namun disini tim redaksi melihat dari desain bebek sport yang dibilang gambot untuk ukuran sebuah motor bebek. Dari itulah pabrikan membekali dengan velg serta ban tapak lebar. Berbeda dengan ayam jago yang lebih ramping, yang sedang menggandrungi modifikasi mengganti velg dan ban yang “secuil”. Bermodal ban “cacing” dan knalpot racing, para pengendara kebanyakan remaja yang sedang beranjak dewasa terjebak dalam kondisi dimana motor-motor seperti itu akan dibilang keren. Berbanding terbalik dengan bebek sport yang gambot, bisa dibilang ini adalah paket komplit. Salah penerapan modifikasi justru akan terlihat aneh. Disinilah kemudahan modifikasi bebek sport, karena tampilannya sudah cukup mumpuni. Juga power yang tidak bisa dianggap remeh, cukup dengan mengganti knalpot racing bila ingin mendongkrak performa. Ataupun yang ingin yang lebih baik, cukup mengganti dengan ban. Tapi yakinlah bebek sport akan terlihat aneh bila memaksa ganti ban cacing dengan desainnya yang gambot.

7. Harga

Mungkin opini ini adalah yang tidak terlalu signifikan bagi konsumen yang memilih bebek sport bila dibandingkan dengan harga ayam jago. Namun bagi konsumen yang ingin performa motor sport batangan, tentunya selisih harganya akan jadi terpaut cukup jauh. Dengan desain, ergonomi, nyaman, fungsinya, namun ingin memiliki performa motor sport batangan tentu pilihan konsumen akan jatuh kepada bebek sport. Maka dari itulah kenapa tim redaksi menilai

“Bebek sport adalah produk komplit bagi konsumen Indonesia”

Bagaimana dengan pilihan mas bro dan mbak sis? Semua kembali kepada selera, kemampuan serta gaya berkendara masing-masing.

Pantau terus The Green Blog 🙂

Top Posts:

This entry was posted in MX King 150 and tagged , , , . Bookmark the permalink.

6 Responses to 7 Opini Lebih Memilih Bebek Sport Daripada Ayam Jago

  1. Pingback: The Green Blog » Artis Nikita Mirzani Pose Diatas Moge, Ada Mau Dibonceng?

  2. Pingback: The Green Blog » Kenapa Setiap Rider Ninja Jadinya Harus Dipanggil Boy?

  3. Pingback: The Green Blog » 7 Opini Tips Malam Mingguan Bagi Bikers

  4. Pingback: The Green Blog » MotoGP Austin 2016. Marquez Unbeatable, Rossi Out, Dovisiozo Kembali Sial

  5. DNFmagz says:

    Roda yg lebih “normal” jg jd pertimbangan

  6. Pingback: The Green Blog » Jumlah CB150 Mengalahkan Vixion? NMAX, Mio Series, Soul GT, Fino Mungkin Jawabannya

Leave a Reply

Your email address will not be published.