MotoGP Argentina Yang Penuh Kejutan

MotoGP Argentina Yang Penuh Kejutan

Selamat siang mas bro dan mbak sis..

Seri ke-2 motoGP musim 2016 penuh drama dan kejutan. Race Direction yang mengambil keputusan untuk memangkas jumlah lap menjadi 20 lap dari yang sebelumnya 25 lap. Dan balapan berlangsung secara flag to flag, pembalap diharuskan masuk pit dan mengganti motornya pada lap ke-9, ke-10 atau lap ke-11. Keputusan ini diambil karena sebelumnya pada free practice ke-4, insiden pecah ban belakang dialami Scott Redding.

Pada lap ke-3 Rossi mulai memacu motornya dan menyodok posisi ke-2 setelah melebarnya Andrea Dovizioso. Rekan setim Dovi, Andrea Iannone terus menempel di posisi ke-4 yang ditempel ketat oleh Maverick Viñales.

Aleix Espargaro crash bersama Cal Crutlow di lap ke-4. Juara Dunia 2015 yang juga rekan setim Valentino Rossi, Jorge Lorenzo juga crash di lap tersebut dan tidak meneruskan balapan.

Rossi yang terus memacu motornya sejak menyodok posisi ke-dua di lap ke-4, terus memangkas selisih jarak dengan Marquez. Hingga pada lap ke-7, pertarungan klasik mulai dipertontonkan Rossi dan Marquez. Aksi saling overtaking kedua pembalap tersebut sukses membuat mata tim redaksi segan untuk berkedip.

Sayangnya, keputusan race direction yang memutuskan sistem flag to flag, membuat duel klasik tersebut berakhir. Membuat Marquez dan Rossi harus masuk pit untuk menukar motor pada lap ke-11. Marquez yang selalu unggul dalam kelincahan di pit dan cepat menukar motor, dan selepas keluar pit lane Marquez memacu motornya sejadi-jadinya ditambah lagi Tito Rabat yang bersikeras untuk tetap di posisi kedua membuat Rossi kehilangan waktu untuk berusaha menyalipnya membuat Rossi semakin tertinggal jauh dari Marquez. Selisih waktu pada lap tersebut langsung terpaut 3 detik lebih.

Pembalap Suzuki, Maverick Vinales harus kehilangan kesempatan untuk naik ke podium. Vinales yang berhasil menyodok ke posisi ke-3 sejak lap 8, harus keluar lintasan dan tidak meneruskan balapan dikarenakan crash pada lap ke-16. Vinales memaksakan motornya untuk mendekati Rossi yang saat itu di posisi ke-2.

Pada sisa dua lap, Dovizioso dan Iannone berhasil membuat Rossi menjadi posisi ke-4. Rossi yang tidak mau kehilangan podiumnya, terus mencoba memberi tekanan kepada Iannone. Hingga lap terakhir, pressure Rossi membuahkan hasil, Iannone yang memaksa motornya untuk merebut podium ke-2, akhirnya membuat dirinya crash dan sukses membuat rekan setimnya untuk mecium gravel bersama.

Akhirnya Marquez mendapatkan kemenangan pertamanya di musim ini. Rossi dan Pedrosa juga mendapat podium pertamanya di musim ini setelah duo Ducati sukses mencium gravel bersama.

MotoGP Argentina Yang Penuh Kejutan

Berikut hasil lengkap urutan finish motoGP Argentina:

  1. Marc MARQUEZ 34:13.628
  2. Valentino ROSSI +7.679
  3. Dani PEDROSA +28.100
  4. Eugene LAVERTY +36.542
  5. Hector BARBERA +36.711
  6. Pol ESPARGARO +37.245
  7. Stefan BRADL +41.353
  8. Bradley SMITH +50.709
  9. Tito RABAT +50.983
  10. Alvaro BAUTISTA +1:01.388
  11. Aleix ESPARGARO +1:08.868
  12. Michele PIRRO +1:18.987
  13. Andrea DOVIZIOSO +1:33.419

Pembalap yang tidak Finish:

  1. Andrea IANNONE
  2. Cal CRUTCHLOW
  3. Maverick VIÑALES
  4. Scott REDDING
  5. Loriz BAZ
  6. Jorge LORENZO
  7. Jack MILLER
  8. Yonny HERNANDEZ

Saksikan seri ke-3 motoGP Austin Texas, USA. Minggu nanti pukul 00:00 WIB. Dan pantau terus The Green Blog 🙂

Top Posts:

This entry was posted in MotoGP and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

4 Responses to MotoGP Argentina Yang Penuh Kejutan

  1. Pingback: The Green Blog » Abaikan Sonic 150 vs Satria FU 150, Supra 150 Sebentar Lagi Mengancam MX King 150

  2. Pingback: The Green Blog » Knalpot Motor Bising Membuat Irfan Kehilangan Nyawanya

  3. Pingback: The Green Blog » Honda Winner 150R Rilis Di Vietnam, Inikah Wujud Supra X 150cc?

  4. Pingback: The Green Blog » Galeri Foto Foto Desain Honda Winner 150R

Leave a Reply

Your email address will not be published.