Perkembangan Menuju Indonesia Sebagai Tuan Rumah MotoGP

Perkembangan Menuju Indonesia Sebagai Tuan Rumah MotoGP

Selamat malam mas bro dan mbak sis..

Rencana Indonesia untuk menjadi tuan rumah motoGP terus diusahakan pemerintah dan swasta. Dilansir dari detik.com, sirkuit sentul hanya mendapatkan jatah pelaksanaan satu musim saja. Pengelola sirkuit sentul sudah mengirimkan surat kepada pihak Kemenpora terkait keberatannya sirkuit Sentul yang hanya dapat melaksanakan motoGP satu musim saja. Mereka berharap bisa menggelar MotoGP mulai 2017 sampai 2019.

Deputi V Bidang Harmonisasi dan Kemitraan Kemenpora, Gatot S. Dewa Broto, mengatakan ada beberapa pertimbangan pihaknya hanya memberikan satu musim saja ke Sentul. Gatot menyebut pihak Kemenpora mencoba memicu daerah lain untuk juga membangun sirkuit berskala internasional. Di sisi lain, pemerintah juga tengah mencari sirkuit yang lebih luas dan punya fasilitas lengkap.

“Namanya mau gelar MotoGP harusnya sirkuitnya jangan satu saja. Seperti di Spanyol coba lihat ada berapa banyak sirkuit yang menjadi pilihan. Pertimbangan lainnya adalah kami mencari sirkuit yang lebih komprehensif dibandingkan Sentul. Artinya sirkuit yang lebih lengkap dan luas,” kata Gatot di Kantor Kemenpora kepada detik.com.

Dijelaskan Gatot, Sentul bisa saja kembali menjadi pilihan di musim berikutnya. Namun aspek pendukung, misalnya akses jalan, juga harus diperbaiki.

“Sentul bisa saja, tapi kan yang kami lihat bukan satu aspek saja, tetapi ada aspek lain seperti akses luar sirkuit seperti apa”

Kondisinya akan berbeda jika Sentul, misalnya, menyanggupi untuk membiayai pembangunan semua (dalam dan luar sirkuit).

“Tapi kalau tiba-tiba seperti pembangunan flyover menjadi tanggung jawabnya APBN, ya kan tidak mungkin. Kami akan melanggar kalau bantu,”

“Sejak rapat di Kementerian PMK, 29 Januari lalu, sudah dijelaskan bahwa pemerintah itu tidak akan mengeluarkan apapun untuk seluruh event MotoGP yang berkaitan dengan pembangunan fisik. Pemerintah hanya sanggup mempertimbangkan untuk mengeluarkan biaya komitmen fee. Itupun bukan posting anggaran kemenpora tapi pariwisata,”

Kondisinya akan berbeda jika lahan yang digunakan adalah milik negara. Jika skenarionya seperti itu maka dana APBN bisa disalurkan.

“Seperti GBK sebenarnya bisa saja, tapi kan sayang kalau kawasan itu tidak jadi sirkuit permanen, disamping ada persiapan Asian Games juga. Nah, Palembang pun kalau pakai APBD pun bisa, asalkan tanah yang digunakan milik negara,”

Untuk sebuah pagelaran sebesar motoGP, tentunya tidak sedikit persiapan yang harus dilakukan pemerintah dan pihak swasta. Semua ada proses dan aturannya. Hasil tidak akan mengkhianati usaha. Usaha yang besar tentu akan menghasilkan sesuatu yang besar pula. Bukan hanya pihak penyelenggara yang hanya menikmati hasilnya, aspek pariwisata, perhotelan, perindustrian, transportasi hingga penduduk Indonesia tentu akan turut memanfaatkan moment tersebut.

Menyimak wacana diatas, redaksi The Green Blog menilai positif dan berpendapat bahwa pemerintah sedang memberikan motivasi dan kompetisi kepada semua yang ingin dapat manfaat yang besar dari perhelatan akbar tersebut.

Dan memang pada bulan Februari 2016 lalu Gatot S Dewa Broto mengatakan akan adanya rencana MotoGP Indonesia diselenggarakan pada 2018. Lokasi paling memungkinkan di Jakabaring, Palembang, Sumatera Selatan.

Setujukah mas bro dan mbak sis Indonesia menjadi tuan rumah motoGP? Mampukah Indonesia melaksanakannya? Dan kapan Indonesia akan merealisasikannya?

Pantau terus The Green Blog 🙂

Top Posts:

This entry was posted in MotoGP and tagged , , , . Bookmark the permalink.

8 Responses to Perkembangan Menuju Indonesia Sebagai Tuan Rumah MotoGP

  1. Anonymous says:

    hadir

  2. Anonymous says:

    Semoga terealisasi ya om

  3. Pingback: The Green Blog » Kalau Bawa Motor Sebaiknya Jangan Pakai Rok. Kalau Enggak Ya Gitu Deh…

  4. Pingback: The Green Blog » Modifikasi Honda Verza 150 CW dengan Ubahan Pada Handle Bar

  5. Pingback: The Green Blog » Desain Motor Pabrikan Semakin Keren, Melahirkan Modifikator Yang Semakin Kreatif

  6. Pingback: The Green Blog » Perkenalkan Yamaha Mio Z Dengan Ukuran Ban Yang lebih Besar

  7. Pingback: The Green Blog » Motor Sport 150cc Suzuki, Harus Full Fairing Dulu Baru Kemudian Naked Dirilis

Leave a Reply

Your email address will not be published.