Valentino Rossi Ajukan Banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga CAS

image

Happy weekend Mas Bro dan Mbak Sist….. 🙂 Blogwalking ke motogp.com baca berita disana ternyata penalti point yang diberikan kepada Valentino Rossi ini masih dalam proses banding semoga saja hasil tanggal 6 November 2015 nanti dibatalkan atau berkurang menjadi 1 point saja sehingga Valentino Rossi biasa kembali mengikuti balapan secara normal.
Hal ini merupakan langkah terakhir Valentino Rossi setelah sebelumnya pengajuan bandingnya ditolak oleh FIM Stewards. Dimana kemudian Valentino Rossi mengajukan banding ke CAS yaitu Court Arbitration for Sport meminta agar dibatalkannya penalti point yang diberikan kepadanya atau dilakukan pengurangan penalti point dari 3 point menjadi 1 point selain itu Valentino Rossi juga meminta pengajuan Stay execusion of the desicion bila pihak CAS minimal dapat mengabulkan permintaan Valentino Rossi yang terakhir, maka posisi start dari Valentino Rossi akan kembali ditentukan bagaimana performa Valentino Rossi saat Di FP1 sampai Q2 di Seri Finale di Valencia Pekan depan.

Jika diberikan delay, maka posisi start paling akhir baru akan dilakukan Valentino Rossi pada start sesi pembuka MotoGP 2016 yakni di Doha Qatar 2016 nanti. Namun tentunya hasil dari Keputusan Pengadilan Arbitrase Olahraga ini baru akan dirilis hari Jumat 6 November 2015 atau tepat saat seri Finale MotoGP Valencia melakukan Free Practice 3 nanti.

image

Sedangkan berdasarkan berita yang dilansir oleh motogp.com kurang kebih seperti ini beritanya sobat bikers:

On the basis of Article 3.4.2, para 3 of the FIM Road Racing World Championship Grand Prix Regulations, Mr Valentino Rossi has filed an Appeal against the decision taken by the Race Direction of the Shell Malaysia Motorcycle Grand Prix in Sepang, penultimate round of the FIM MotoGP Grand Prix World Championship, and confirmed by the FIM Stewards, to award 3 penalty points to Mr Rossi following an incident on Turn 14.

In appealing to the Court of Arbitration for Sport (CAS), Mr Rossi seeks annulment or reduction of the penalty. He further requests stay of execution of the decision in accordance with Article R37 of the Code of Sports-Related Arbitration.

The FIM will not comment any further at this time.

Bila diterjemahkan menggunakan terjemahan bebas maka didapatkan penjelasan sebagai berikut sobat bikers:

Atas dasar Pasal 3.4.2, paragraf 3 dari Regulasi FIM Road Racing Kejuaraan Dunia Grand Prix , Mr Valentino Rossi telah mengajukan Banding terhadap keputusan yang diambil oleh Race Direction Grand Prix Shell Malaysia Motorcycle di Sepang, putaran kedua terakhir dari FIM MotoGP Grand Prix World Championship, dan dikonfirmasi oleh FIM Stewards, untuk 3 point penalti untuk Rossi menyusul insiden pada Turn 14.

Pengajuan banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga (CAS), Rossi berusaha meminta pembatalan atau pengurangan hukuman. Dia lebih jauh meminta penundaan eksekusi dari keputusan sesuai dengan Pasal R37 dari Kode Olahraga-Terkait Arbitrase.

FIM tidak akan berkomentar lebih jauh untuk saat ini.

Well….semoga saja pengajuan banding yang dilakukan oleh Valentino Rossi berbuah hasil yang manis, karna kita tahu sendiri insiden di Sepang kemarin menimbulkan banyak tanda tanya besar. Sebagaimana gosip yang beredar Marq Marquez melancarkan jurus KAMIKAZE untuk memuluskan jalan rival senegaranya agar menjadi juara dunia MotoGP tahun ini. Tentu bukan hal yang baik dan sudah pasti tindakan tercela yang menciderai sportivitas yang dijunjung tinggi dalam olah raga balapan ini khususnya MotoGP.

Thank’s for reading sobat bikers

This entry was posted in MotoGP and tagged , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

5 Responses to Valentino Rossi Ajukan Banding ke Pengadilan Arbitrase Olahraga CAS

  1. gantian dong juaranya jangan di borong sendiri

  2. saat pertandingan harus tetap sportiflah

  3. aku tetep njogokne rosii, kalah menang urusan keri pokok e..

  4. Resep Masakan Indonesia says:

    I love Rossi

  5. Iswan says:

    Rossi semakin tua semakin menjadi.

Leave a Reply

Your email address will not be published.