Wisata Kuliner Legendaris Kota Sukabumi

Kurang afdol rasanya jika kita mengunjungi suatu kota tanpa mencicipi makanan legendaris kota tersebut. Dalam mengisi libur Idul Fitri kali ini TGB berkesempatan untuk berkunjung ke rumah nenek yang bertempat di Kota Sukabumi. Kesempatan tersebut tidak TGB sia-sia kan untuk mencoba beberapa makanan khas kota Sukabumi yang sudah melegenda. Bahkan banyak yang mengatakan kalau belum mencoba makanan dibawah ini rasanya belum ke Sukabumi.

1. Bubur Ayam Bunut

Tak Sekedar Menyajikan Bubur Ayam Khas Sukabumi, Bubur Ayam Bunut Membawa Nuansa Sukabumi kepada siapa saja yang datang ke kota ini. Kesannya, Belum Ke Sukabumi Jika Belum ke Bubur Ayam Bunut….

Rumah Makan Bubur Ayam Bunut Sukabumi seperti nama nya memiliki menu khas yaitu Bubur Ayam, Keroket dan Tulang Ayam yang cita rasa aslinya tetap terjaga sejak 30 tahun yang lalu. Selain Bubur Ayam, kami menyediakan beraneka ragam menu lainnya yang akan menggoyang lidah Anda, seperti seperti Sop Buntut Sapi, Nasi Timbel Komplit, Sop Iga, Sop Kaki, bermacam-macam nasi goreng, Roti bakar, Pisang Bakar, dll. Kami juga memiliki berbagai macam minuman khas, seperti Teh Tarik Rempah, Bandrek dan Bajigur serta bermacam-macam minuman lainnya yang dijamin akan menambah kaya pengalaman kuliner Anda di Rumah Makan kami.

IMG_1823

Rumah Makan Bubur Ayam Bunut memadukan konsep modern tradisional, dimana pelanggan bisa memilih ruang makan bergaya modern (indoor) atau ruang makan bergaya tradisional dengan konsep saung bambu (outdoor) lengkap dengan Lesehan.

Lokasinya yang berada di daerah dataran tinggi, membuat RM Bubur Ayam Bunut memiliki daya tarik tersendiri karena udaranya yang sejuk. Didukung oleh letaknya yang tidak jauh dari beberapa kawasan wisata alam seperti, taman wisata alam Gunung Gede,  Selabintana, Wisata Arung Jeram Citarik, dan Pantai Pelabuhan Ratu yang sangat terkenal dan menjadi ikon wisata provinsi Jawa Barat.

Bubur Ayam Bunut didirikan oleh H. To’i sekitar Tahun 1975 di Sukabumi. Saat itu H. To’i hanya berjualan dengan berkeliling secara dipikul. Seiring berjalannya waktu H. To’i akhirnya berjualan menggunakan roda dan mangkal di daerah Rumah Sakit Bunut (sekarang R.S.U Syamsudin S.H). Karena berjualan didaerah Bunut itulah nama Bubur Ayam Bunut berasal.

Sekitar Tahun 90-an dikarenakan ada kebijakan dari Kepala Rumah Sakit yang melarang pedagang kaki lima berjualan diareal sekitar Rumah Sakit akhirnya Bubur Ayam Bunut pindah lokasi ke Jl. Siliwangi (seberang lokasi sekarang). Sampai Tahun 2000.

Di tahun 1995 H. To’i  meninggal dunia pada saat melaksanakan ibadah Haji di Tanah Suci Makkah, dan tongkat estafet kepemimpinan dilanjutkan oleh Bpk. Firmansyah. Dan anak-anak beliau yang lain memutuskan untuk membuka sendiri Bubur Ayam Bunut di daerah Sukabumi.

Bubur Ayam Bunut dapat kita temui di beberapa lokasi di Sukabumi mulai pukul 06.00 – 23.00 WIB

1. Bubur Ayam Bunut Pusat Jl. Siliwangi no. 93/131.

IMG_1821

2. Bubur Ayam Bunut Cabang Jl. Gudang.

IMG_1788IMG_1789

3. Bubur Ayam Bunut Cabang Jl. Surya Kencana.

IMG_1824

4. Bubur Ayam Bunut Cabang Jl. Surya Kencana depan Stadion.

Meskipun memakai nama yang sama, tapi secara manajemen dan operasional masing-masing berdiri sendiri,disesuaikan dengan target pasar masing-masing.

Dan sejak Tahun 2005 Bubur Ayam Bunut Pusat (Siliwangi) dipimpin oleh Robby Fahamsyah yang merupakan anak dari Bpk Firmansyah.

Dikarenakan semakin banyaknya pesaing baik produk serupa maupun produk pengganti, kami sadar bahwa perusahaan kami harus meningkatkan baik mutu pelayanan maupun mutu dari produk itu sendiri, akhirnya kami melakukan terobosan dengan membeli property yang sekarang dijadikan lokasi Bubur Ayam Bunut Siliwangi dengan menambah variasi menu baik makanan dan minuman dengan konsep modern tradisional. Dan terus meningkatkan pelayanan kepada pelanggan dengan terus meningkatkan SDM karyawan nya.

2. Mie Bakso Super H. Achmad Sudja’i

IMG_1693

Makanan legendaris berikutnya adalah Mie Bakso Super H. Achmad Sudja’i yang terletak di Jl. Ir. H. Juanda. Lokasi terebut sangat populer karena berada di jantung kota Sukabumi dimana terdapat sekolah Mardi Yuana, sekolah BPK PENABUR, Kantor Sekretariat DPRD Kota Sukabumi, Sukabumi Indah Plaza, Toserba Yogya dan Garden City Restaurant, Karaoke & Pub.

IMG_1699IMG_1706

Warung bakso ini kepopulerannya hanya kalah dari Bubur Ayam Bunut yang memang sudah sangat terkenal sampai ke luar kota Sukabumi. Kalau memang mas bro dan mbak sis melintasi kota Sukabumi gak ada salahnya untuk mampir ke Mie Bakso Super H. Achmad Sudja’i untuk menghangatkan badan. Semangkuk bakso seharga Rp 16.000 cukup untuk menambah energi untuk melajutkan perjalanan anda.

IMG_1705

3. Bubur Ayam H. Apud

Lagi lagi bubur ayam… karena memang kekhasan kota Sukabumi terletak di bubur ayamnya. Coba aja kalau kita di Jakarta pasti banyak menemui warung makan bubur dengan tema Bubur Ayam Sukabumi. Karena Bubur Ayam Sukabumi memang juara.

IMG_1780

Bubur Ayam H. Apud ini terletak di Jl. Cimandiri atau tepatnya di seberang BCA – KCP Kota Paris.

IMG_1783

Berbeda dengan Bubur Ayam Bunut yang beroperasi selama 17 jam sehari. Bubur Ayam H. Apud ini beroperasi mulai pukul 16:00 – 20:00. Waktu berjualan cukup singkat hanya 4-5 jam saja bubur ayam tersebut langsung ludes diserbu pelanggan. Kalau sudah lewat jam 18:00 jangan harap kita akan mendapatkan kroket dan pepes jeroan ayam. Udah pasti gak bakalan dapet deh.

IMG_1784

Padahal kenikmatan sempurna Bubur Ayam Sukabumi tersebut terletak di dua item tersebut. Kalau gak di campur dengan kroket dan pepes jeroan ayam ya rasanya gak jauh berbeda dengan bubur ayam lain.

IMG_1786

Dengan harga Rp 15.000 (bubur ayam, pepes jeroan & kroket) di jamin mas bro dan mbak sis bakalan mampir lagi kesini kalau kebetulan lewat Sukabumi.

IMG_1782

Menurut banyak testimoni dari beberapa kawan TGB dan juga beberapa saudara TGB yang tinggal di Sukabumi, Bubur Ayam H. Apud ini jauh lebih enak dari pada Bubur Ayam Bunut yang jauh lebih populer

Jadi mirip-mirip liga sepak bola Eropa lah.

Barclays Premier League lebih terkenal dari pada Serie A, La Liga dan Bundesliga. Tapi untuk urusan distribusi juara Serie A, La Liga dan Bundesliga lebih didepan

4. Mie Goreng khas Sukabumi

Masih di Jl. Cimandiri persis diseberang Bubur Ayam H. Apud terdapat gerobak Mie Goreng.

IMG_1792

Mie ini juga merupakan resep legendaris kota Sukabumi. Rasanya gak pernah kita temuin di Jakarta.

Mie ini digoreng agak basah dengan kecap melimpah.

Dengan harga Rp 23.000 setengah porsinya, mas bro dan mbak sis sudah dapat menggoyangkan lidah dengan nikmatnya.

Next time mie ini akan dibahas lebih dalam tapi sayang mie ini tidak ada namanya seperti Bubur Ayam Bunut, Mie Bakso Super H. Achmad Sudja’i dan Bubur Ayam H. Apud jadi agak sulit untuk mengidentifikasi.

Semoga bermanfaat dan selamat mencoba.

Top Posts:

This entry was posted in Food and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

30 Responses to Wisata Kuliner Legendaris Kota Sukabumi

  1. Lengkap sudah makan makannya heheh 😀

  2. my contact is available at the main page

  3. saya sangat menyukai tulisan anda mengenai wisata kuliner di sukabumi. kuliner-kuliner legendaris tersebut sudah sangat terkenal di kalangan wisatawan. makanan itu memang sangat lezat!

  4. Pingback: Sengatan Mie Cabe Gerus Dari Pulomas | Sing Indo

  5. Pingback: Tertipu Saat Pesan Makanan di KFC Istana Plaza Bandung | Sing Indo

  6. imam udzkur says:

    wah mantap boleh di coba gan..

  7. nanablabla says:

    Saya tertarik dengan postingan web anda mengenai tempat wisata kuliner sedap yang wajib dikunjungi di Sukabumi. Menurut saya Indonesia memiliki sejuta keindahan dan kenikmatan masakan yang patut kita syukuri. Dengan referensi dari tulisan anda saya tidak perlu bingung menentukan destinasi liburan saya. Terima kasih.

  8. Saya tertarik dengan tulisan anda mengenai wisata kuliner legendaris ini.

  9. wah asik banget nih,,,bagus buat referensi klo lagi di sukabumi…

  10. Jofry Hunter says:

    Waaaaah. enah banet tuh kulinernya. Nanti aku akan mampir ke Sukabuni waktu melihat anakku ke Bandung nantinya. Tunggu Sukabumi akan aku cicipi kulinermu. Terima kasih teman.

  11. Qolbun Hadi says:

    sukabumi tempat kelahiranku ini, iya bener banget yang di artikel ini 😀

  12. jas koko says:

    temenku orang sukabumi, jadi pengen kesana lagi 😀

  13. wilda says:

    bubur ayam banut emg enak (Y) tapi ala masakan temen ku sih hahah

  14. iim homo says:

    wah bisa dicoba nih 😀

  15. Pingback: The Green Blog » Budaya Lawan Arus Merupakan Kebiasaan Buruk yang Harus Dihilangkan

  16. Bagus Dwi Hantoro says:

    Mau nambahin, roti priangan oey tjiang lie enak juga tuh, sudah ada dari jaman kakek saya. kl kami sekeluarga berkunjung ke sukabumi pasti selalu beli moci dan roti. dulu pabriknya di jl pelabuhan, sekarang pindah di jl pejagalan.

  17. alisca damayanti says:

    Artikel yang bagus. Terima kasih atas info yang diberikan. Mudah dipahami dengan pemilihan kata yang ringan.

  18. Tasly ICP says:

    Herbal Jantung Tanpa Efek Samping

  19. Wisnu Transport says:

    Mantbas. Menarik sekali untuk dicicipi.

  20. Marcellina Yoanita says:

    Saya tertarik dengan tulisan anda mengenai pariwisata dengan sejumlah wisata yang menarik. Sangat bermanfaat untuk dapat mengetahui tempat wisata yang menarik dan penuh dengan suasana baru.

  21. M Ridwan Adi P says:

    Saya tertarik dengan tulisan anda mengenai Kuliner, menurut saya Wisata Kuliner merupakan tempat yang sangat
    menarik juga banyak hal yang bisa dinikmati dalam dunia kuliner.

Leave a Reply

Your email address will not be published.