Alasan Memilih Honda Vario CW di Tahun 2008

Tahun 2008 merupakan tahun dimana saya beralih kendaraan untuk transportasi dari rumah ke kantor yang sebelumnya menggunakan mobil beralih ke motor. Waktu tempuh adalah alasan utama saya mengapa saya meninggalkan mobil untuk transportasi di Jakarta pada peak hour. Di tahun tersebut tiga ATPM besar mulai memproduksi motor bertransmisi automatic dengan menawarkan segala kepraktisannya yang saya pikir sangat mudah penggunaannya dan tidak terlalu sulit untuk penyesuaian dari mobil ke motor. Melihat di market saat itu ada 3 pilihan motor bertransmisi automatic yaitu Honda Vario CW, Yamaha Mio dan Suzuki Spin. Masing-masing memiliki keunggulan dan kekurangan. Saya memilih mesin yang paling advance teknologinya dan tentunya fitur keamanan. Dari ketiga produk tersebut saya memilih Honda Vario CW karena beberapa keunggulan mutlak di banding kompetitor pada masanya:

Honda VarioHonda Vario

1. Liquid Cooled Engine

Liquid Cooled Engine
2. High Compression Engine (10.7 : 1)

3. Side Stand Switch

Side Stand Switch
4. Secure Key Shutter

Secure Key Shutter
5. Parking Brake Lock

Parking Brake Lock

Technical Specification Comparison

spesifikasi

This entry was posted in Vario CW and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink.

4 Responses to Alasan Memilih Honda Vario CW di Tahun 2008

  1. Yoshi says:

    vario memang keren

  2. warungasep says:

    Wah Varionya sama ya ternyata… 😀 tosssss 😀 mantap

Leave a Reply

Your email address will not be published.